Kemoterapi
10 Februari, 2026
Kemoterapi melibatkan penggunaan obat-obatan untuk pengobatan kanker. Obat-obatan ini menghancurkan sel kanker dengan menghentikan atau memperlambat pertumbuhannya sepenuhnya. Kemoterapi umumnya digunakan untuk mengobati kanker kambuh (sel kanker muncul kembali setelah pengobatan) atau kanker metastatik (sel kanker yang menyebar ke bagian tubuh lain). Obat kemoterapi diberikan secara oral, intravena, atau disuntikkan langsung ke dalam cairan di sekitar otak atau rongga perut.
Ada tiga jenis kemoterapi:
- Kemoterapi neoadjuvan: Diberikan sebelum prosedur pembedahan atau radiasi. Dianjurkan ketika tumor terlalu besar untuk dioperasi atau ketika lokasinya menyulitkan pembedahan. Obat-obatan ini membantu mengurangi ukuran tumor agar pembedahan dapat dilakukan.
- Kemoterapi adjuvan: Diberikan setelah operasi atau terapi radiasi untuk menghilangkan sel kanker yang tersisa yang tidak terlihat dalam pemeriksaan pencitraan. Ini membantu mengurangi kemungkinan kambuhnya kanker.
- Kemoterapi paliatif: Direkomendasikan terutama untuk mengelola gejala terkait kanker dan meningkatkan kualitas hidup.
Obat kemoterapi juga dapat memengaruhi sel-sel sehat yang membelah dengan cepat di area seperti usus dan mulut, yang dapat menyebabkan efek samping. Efek ini biasanya berkurang setelah pengobatan selesai.
Efek samping yang umum termasuk:
- Rambut rontok
- Muntah atau mual
- Anemia
- Kelelahan
- Diare
- Luka mulut
- Jumlah trombosit yang rendah
Rumah Sakit Terbaik di Dekat Saya di Chennai