1066

Penyakit divertikular mengacu pada kondisi di mana kantong-kantong kecil yang menonjol (divertikula) terbentuk di lapisan sistem pencernaan, paling sering di bagian bawah usus besar (kolon). Ketika kantong-kantong ini meradang atau terinfeksi, kondisi ini disebut divertikulitis.

Penyebab pasti penyakit divertikular belum sepenuhnya dipahami, tetapi diyakini terkait dengan pola makan rendah serat, penuaan, dan kemungkinan faktor genetik. Kondisi ini lebih umum terjadi pada orang dewasa yang lebih tua dan di negara-negara yang pola makannya rendah serat.

Divertikulosis (adanya divertikula) sering kali tidak menimbulkan gejala, tetapi divertikulitis dapat menyebabkan nyeri perut parah, demam, mual, dan perubahan kebiasaan buang air besar.

Pengelolaan 

  • Modifikasi pola makan:
    • Diet tinggi serat untuk mencegah sembelit dan mengurangi tekanan di usus besar
    • Hidrasi yang cukup untuk membantu serat bekerja secara efektif
  • Probiotik: Dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri usus yang sehat
  • Istirahat dan diet cair: Selama flare-up akut divertikulitis
  • Latihan rutin: Untuk meningkatkan pergerakan usus secara teratur dan kesehatan pencernaan secara keseluruhan
  • Menghindari makanan pemicu: Beberapa orang menemukan bahwa makanan tertentu (misalnya kacang-kacangan, biji-bijian, popcorn) memperburuk gejala, meskipun penelitian terbaru menunjukkan hal ini mungkin tidak sesulit yang diperkirakan sebelumnya.
  • Obat-obatan: 

Pereda nyeri: Parasetamol dapat membantu meredakan nyeri. Anda harus menghindari aspirin atau ibuprofen, yang dapat mengganggu perut Anda. 

Antibiotik: Dokter mungkin meresepkan antibiotik untuk mengobati divertikulitis ringan. 

Antispasmodik: Obat-obatan ini dapat membantu mengatasi kram perut. 

Pencahar pembentuk massa: Ini dapat membantu mengatasi sembelit dan diare. 

-Operasi: 

Pembedahan mungkin direkomendasikan jika terjadi komplikasi serius, seperti ruptur, penyumbatan usus besar, atau pendarahan divertikular. 

Pencegahan 

  • Diet tinggi serat:
    • Targetkan 25-30 gram serat setiap hari
    • Sertakan banyak buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan
  • Tetap terhidrasi: Minumlah setidaknya 8 gelas air setiap hari untuk membantu serat bekerja secara efektif
  • Latihan rutin: Bertujuan untuk melakukan aktivitas sedang setidaknya 30 menit hampir setiap hari dalam seminggu
  • Pertahankan berat badan yang sehat: Obesitas merupakan faktor risiko penyakit divertikular
  • Hindari mengejan saat buang air besar:
    • Jangan abaikan keinginan untuk buang air besar
    • Hindari duduk di toilet dalam jangka waktu lama
  • Berhenti merokok: Merokok dikaitkan dengan peningkatan risiko divertikulitis
  • Batasi konsumsi daging merah: Konsumsi daging merah dalam jumlah besar dikaitkan dengan peningkatan risiko
  • Pertimbangkan suplemen serat: Jika Anda kesulitan mendapatkan cukup serat dari makanan Anda saja
  • Mengelola stres: Stres kronis dapat meningkatkan risiko kambuhnya divertikulitis

Pemeriksaan rutin: Terutama jika Anda memiliki riwayat penyakit divertikular

gambar gambar
Minta Panggilan Balik
Minta Panggilan Kembali
Jenis Permintaan
Gambar
Dokter
Penunjukan Buku
Janji
Lihat Janji Buku
Gambar
Rumah Sakit
Temukan Rumah Sakit
Rumah Sakit
Lihat Temukan Rumah Sakit
Obrolan
Gambar
pemeriksaan kesehatan
Buku Pemeriksaan Kesehatan
Pemeriksaan Kesehatan
Lihat Buku Pemeriksaan Kesehatan
Gambar
telepon
Telepon
Telepon
Lihat Hubungi Kami
Gambar
Dokter
Penunjukan Buku
Janji
Lihat Janji Buku
Gambar
Rumah Sakit
Temukan Rumah Sakit
Rumah Sakit
Lihat Temukan Rumah Sakit
Gambar
pemeriksaan kesehatan
Buku Pemeriksaan Kesehatan
Pemeriksaan Kesehatan
Lihat Buku Pemeriksaan Kesehatan
Gambar
telepon
Telepon
Telepon
Lihat Hubungi Kami